Kamis, 24 Maret 2016

Cerita semasa sekolah

Hy namaku Hendra saya berumur 21thn
Dan saya sekarang berada disalah satu kota di Jawa Timur.

Dan saya seperti anak2 lain yang keluar dari kota asal mereka yaitu sebagai Perantau.
Namun terkadang saya merasa sedih dan cuapek menghadapi hidup,terkadang juga saya merasa seperti kebanyakan orng yang mengangap diri mereka tidak mendapat keadilan dalam hidup.
Kenapa begitu ? Ya dikarenakan sedari kecil saya sudah tidak tinggal dgn kedua orang tua saya.
Semenjak kecil saya sudah tingal bersama Opa, dan  oma saya sudah Meninggal(ortu Papa).
Dan disana saya juga tingal bersama  Tante dan Om saya. Setelah beberapa tahun berlalu saatnya untuk saya masuk sekolah, dan sama seperti anak kecil lain yang baru masuk sekolah saya tidak banyak mengingat akan masa itu 😆
Namu setelah beberapa tahun masuk sekolah dan sudah mulai mengerti atas apa yang terjadi dlm hidup dan lingkungan sekitar disitu saya merasa betapa besar cinta dan kasih sayang dari opa. Namun ya namanya juga tingal bersama tante dan om karena mereka yg berperan besar dalam rumah,jadi saya harus mengikuti serta menaati apa yang menjadi kemauan dan aturan main mereka, dan disitulah di mulainya hidup saya yang penuh dengan Cerita.😒😔

Dirumah itu saya diperlakukan seperti assistant rumah tangga. Banyak hal yang saya kerjakan tak terkecuali hal yng semestinya tidak saya lakukan pada masa itu (masih kecil), dan pada Tahun 2006 saya lulus SD. Ketika saya mulai memakai celana biru dan kemeja osis saya merasa tanggung jawab dirumah makin besar di mana setiap pagi saya bagaikan ibu rumah tangga yang harus membersikan rumah, siapkan makan dan hal lainnya. Bukan hanya itu setelah pulang sekolah saya harus memperhatikan segala sesuatu yg ada dirumah enatah itu mungkin masak nasi lagi, membersikan ini itu, menganti sesuatu , dan bahkan saya harus melayani mereka dan anak mereka di kala mereka meminta mengambilkan barang, terus parahnya lagi barang itu kadang kala  ada di depan mereka yang mungkin hanya berjarak sejengkal dari tempat mereka.  😕😕😕
Tapi gkpp lah demi uang jajan dan utuk keperluan sekolah saya bisa memahami dan mengikutinya
UN SMP pun berakhir dan saya mempersiapkan diri masuk SMK, dan sama hal nya dri sd ke smp tante om ku makin menjadi kini pas di smk mereka makin menjadi, karena smk banyak membutukan biaya dan untuk tugas,praktek dll,om dan tante makin memanfaatkan ku dlm bnyk hal karena sudah terbiasa dri kecil disuruh kesana kesini,masak,beres2 dan banya hal lain yang tidak dimiliki oleh anak Laki-laki pada umumnya mereka memanfaatkannya lebih lagi dimana aku  suka ngambil mereka makanan, jagain anak mereka yang masih kecil, ngurus nya juga, dan cuci pakaian mereka satu kelauraga hmmmmmm 😥
Pada hal mereka juga memiliki anak yang saat itu sudah lumayan besar tapi mereka tidak mau menyuruh atau meminta tolong padanya.  Kerjaan nya di rumah hanya makan,tidur,main minta uang dan pergi entah kmna .
Namun karena saya merasa mereka sudah diluar batas kadang kala saya melawan, dan tidak melakukan apa yang mereka suruh,namun apa yang terjadi mereka hanya berkata oke kamu gak mau ya sudah semoga kamu tidak membutuhkan kami lagi. Ya kalo mereka berkata demikian saya bagaikan sebuah patung yang tidak dapat berkata dan berbuat apa2 karena saya masih membutuhkan mereka untuk sekolah. Dan dalam hal ini saya tidak meminta kepada kedua orang tua saya karena mereka juga membiayai abang kembar saya dan kedua adik saya dan pada masa itu keberadaan ekonomi orang tua saya lagi pada batas yang tidak aman dan juga kedua orang tua saya agak lebih memperhatikan abang kembar saya di bandingkan dengan saya, bukan hanya orang tua semua keluarga ku yang lain juga sellu memilih si Hendry di bandingkan saya, dari situlah saya bertekat maju trus supaya lulus dan bisa mengejar cita cita saya yaitu terjun di dunia Entertaiment supaya bisa membuktikan kemereka semua bahwa saya juga bisa lebih baik dari Hendry dan supaya juga saya bisa membantu orang tua,adik sekolah,dan membantu keluarga yang lain juga.
Dan oleh berkat perjuangan dan campur tangan Tuhan juga akhirnya di tahun 2012 bulan april sama mengikuti acara kelulusan di sekolah, rasa bahagia senang menjadi satu namun juga sedih karena tidak ada seorang pun yang mau menghadiri acara tersebut pada hal di sekolah yang berbeda di hari yng beda juga mama dan sepupu ku datang menghadiri acara perpisahan di sekolah Hendry.
Setelah beberapa bulan kemudian tante ku dari Batam datang dan mengajak ku ke sana, dan disitulah pertama saya memulai lagi kehidupan Baru bersama Tante dan Om baru dengan tempat dan suasa serta situasi yang berbeda, dan tentunya itula awal mula saya MERANTAU.